PSSI Pusat Tunjuk Samsurijal Labatjo Sebagai Plt Sekum Asprov PSSI Sulteng, Fokus Siapkan Musprov Oktober-November 2026

banner 728x250

PALU — Kepengurusan Asprov PSSI Sulawesi Tengah mengalami penyegaran struktural menjelang perhelatan Musyawarah Provinsi (Musprov). PSSI Pusat resmi menunjuk Samsurijal Labatjo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Umum Asprov PSSI Sulteng menggantikan pejabat sebelumnya, Jelis Korompot.

Keputusan krusial ini tertuang dalam Surat Keputusan Sekretaris Jenderal PSSI Pusat Nomor 5172/PGD/552/IX-2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 15 September 2026.

Pergantian kepemimpinan di tingkat sekretariat ini dilakukan untuk melakukan penyegaran manajemen organisasi sekaligus mempercepat kesiapan teknis jelang pelaksanaan Musprov Asprov PSSI Sulawesi Tengah yang dijadwalkan bergulir pada rentang Oktober hingga November 2026.

Apresiasi untuk Pejabat Lama dan Fokus Tugas Plt Baru

Pihak PSSI menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Jelis Korompot atas segala dedikasi, kerja keras, serta pengabdian yang telah diberikan selama mengemban tugas sebagai Plt Sekretaris Asprov PSSI Sulteng.

Selanjutnya, Samsurijal Labatjo resmi mengemban amanah berat untuk memimpin kesekretariatan hingga terpilihnya Sekretaris definitif hasil Musprov mendatang. PSSI Pusat membebankan sejumlah tugas strategis kepada Samsurijal, di antaranya:

  1. Menyelesaikan seluruh administrasi dan kelengkapan Musprov tepat waktu.
  2. Menjaga netralitas penuh pihak sekretariat dalam proses pemilihan Ketua Asprov.
  3. Menjamin transparansi daftar pemilik suara, syarat pencalonan, serta tata tertib Musprov.
  4. Mengelola administrasi keuangan dan pelaporan secara terbuka serta akuntabel.
  5. Memfasilitasi partisipasi seluruh Askab, Askot, dan klub anggota tanpa ada diskriminasi.

Seruan Musprov Bersih dan Demokratis

PSSI Pusat turut mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh elemen sepak bola di Sulawesi Tengah agar memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan sekretariat yang baru. Seluruh pemangku kepentingan, para bakal calon, hingga pemilik suara (voters) diminta menjaga integritas agar proses demokrasi berjalan bersih dari praktik politik uang (money politics) maupun cara-cara tidak sehat.

“Kompetisi dilakukan dengan visi dan program, bukan dengan dompet. Musprov adalah ajang demokrasi, bukan ajang tawar-menawar,” tegas pihak PSSI dalam rilis resminya.

Langkah restrukturisasi ini diharapkan mampu menjamin seluruh dokumen pemilihan berjalan optimal, akuntabel, serta berpedoman teguh pada Statuta PSSI, demi melahirkan kepengurusan definitif yang bersih dan mampu membawa prestasi sepak bola Sulawesi Tengah ke arah yang jauh lebih gemilang.

banner 728x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *