PALU – Lensa Sulteng. Endi Hermawan yang biasa di sapa Endi, menggelar rapat persiapan pengambilan Formulir sekaligus pendaftaran Ketua KADIN Sulawesi Tengah (Sulteng) di Butter Plate Cafe jalan Suprapto Palu pada Minggu malam 7 Maret 2026.
Dari pantauan Lensa Sulteng di arena rapat dihadiri oleh para pengusaha Sulawesi Tengah yang tidak lain adalah mantan-mantan pengurus Kadin dan para senior mantan Pengurus HIPMI Sulteng yang tergabung dalam pertemuan itu menyatakan dukungan penuh kepada Endi demi perubahan KADIN Sulteng kedepan agar lebih baik lagi.
Yang di percayakan menjadi Ketua Tim Pemenangan Endi Hermawan adalah H. Faisal yang tidak lain adalah Ketua KADIN Toli-toli, dan Juru bicara Tim Pemenangan di percayakan kepada Samsurijal Labatjo mantan Ketua HIPMI Kabupaten Tojo Una-una pada masa Endi Hermawan Menjadi Ketua HIPMI Sulawesi Tengah. Dalam rapat persiapan yang dibuka Oleh Hardi D. Yambas tersebut di dapat informasi telah menggalang dukungan dari Kabupaten-kabupaten untuk memenangkan Endy dalam kontestasi tersebut.
Samsurijal Labatjo yang di temui Lensa Sulteng seusai Rapat tersebut mengatakan bahwa segala persiapan telah di siapkan mulai dari Pembiayayaan yang di persyaratan oleh Panitia sejumlah 600 Juta sampai dengan persyaratan Administrasi di pastikan sudah siap. Insyaa Allah tanggal 9 Maret 2026 Jam 14:00 Wita kami akan berkumpul di Hotel Grand Syah Palu, selanjutnya bersama-sama menuju ke Kantor KADIN Sulteng untuk mengambil Formulir Pendaftaran.
Di tanya apa orientasi sehingga pengusaha yang juga Mantan Ketua DPRD Tojo Una-una ini begitu yakin dan bersemangat mendukung Endi Hermawan, ijal panggilan akrabnya mengatakan keprihatinannya melihat KADIN Sulteng Akhir-akhir ini yang terkesan Hidup segan mati tak mau, ” jujur ya kami sebagai pengusaha di Sulawesi Tengah melihat belum ada gerakan ataupun kegiatan Organisasi KADIN Sulteng terkait dengan keberadaan KADIN di Sulawesi Tengah, harusnya KADIN hadir sebagai representasi tunggal dunia usaha di Sulawesi Tengah.” Tutur Ijal.

Samsurijal Labatjo menambahkan bahwa dirinya ingin melihat eksistensi KADIN seperti yang dulu saat dirinya masih menjadi pengurus KADIN di Tojo Una-una. “Jujur saya katakan saya ingin melihat lagi kiprah KADIN seperti masa lalu saat di Pimpin Oleh Pak Muhidin Said dan Pak Arus Abdul Karim, kala itu kami benar-benar merasakan Keberadaan KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, berdaya saing, dan berkeadilan, sehingga saat itu kami pengusaha merasakan Manfaat berkadin.” Kata Ijal.
Ijal mengaku alasan memilih sosok Endi Hermawan karena dianggap mampu memajukan KADIN Sulteng yang saat ini tidak berjalan sebagaimana fungsinya. Dengan tegas Ijal mengatakan “KADIN Sulteng akhir-akhir ini seperti mati suri, tidak ada kegiatan sama sekali sebab jarang melakukan rapat konsolidasi bersama-bersama anggota KADIN se- Sulteng, maupun pengurus KADIN lainya, contohnya ada beberapa Pengurus Kabupaten berakhir masa kepengurusannya tidak melaksanakan Muskab sehingga hanya di angkat Karateker pengurus, ini membuktikan bahwa konsolidasi Organisasi tidak berjalan,” ungkap Ijal.
Sebagaimana yang kita ketahui KADIN adalah organisasi yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri (UU Kadin) adalah dasar hukum utama yang menetapkan Kadin sebagai wadah tunggal bagi pengusaha Indonesia (swasta, negara, dan koperasi). Kadin berfungsi sebagai mitra pemerintah dalam membangun ekonomi dan meningkatkan daya saing dunia usaha. Kunci Ijal. //HK











